Selasa, 18 Oktober 2016

Ekonomi Teknik 1

A.   Ruang Lingkup Ekonomi Teknik

      Ekonomi teknik merupakan suatu evaluasi sistematis terhadap keuntungan ekonomi dari setiap solusi
permasalahan engineering. Ekonomi teknik juga merupakan aplikasi dari evaluasi desain dan alternatif solusi engineering. Peranan ekonomi teknik adalah untuk meninjau kesesuaian dari proyek yang diberikan, memperkirakan nilainya dan menilai dari sudut pandang engineering.
      Ekonomi Teknik mencakup prinsip-prinsip dan berbagai teknis matematis untuk pengambilan keputusan ekonomis. Dengan teknik-teknik ini, suatu pendekatan yang rasional untuk mengevaluasi aspek – aspek ekonomis dari alternatif yang berbeda dapat dikembangkan. Secara kasar dapat disebutkan bahwa penggunaan terbesar ekonomi teknik adalah evaluasi beberapa alternatif untuk menetukan suatu aktivitas atau investasi paling sedikit memberikan kerugian (Least Costly) atau yang memberikan keuntungan paling banyak (Most Profitable).
Studi ekonomi teknik membantu dalam mengambil keputusan optimal untuk menjamin penggunaan dana dengan efisien. Studi ekonomi teknik harus diadakan sebelum setiap uang akan diinvestasikan atau sebelum komitmen diadakan. Studi ekonomi teknik dimulai dari sekarang. Kesimpulan ditarik bergantung pada prediksi kejadian (event) yang akan datang. Studi ekonomi teknik membutuhkan waktu untuk perhitungan yang cermat. Meskipun sistematis ini bukan suatu instrumen kecermatan (precission), melibatkan banyak faktor, perlu berdasarkan estimasi biaya dan pendapatan yang akan menjadi sasaran kesalahan, kemungkinan untuk memperoleh jawaban yang benar dalam membandingkan alternatif peralatan akan jauh lebih besar dengan estimasi berkemungkinan rinci daripada keputusan yang akan diambil atas dasar pengalaman atau intuisi seseorang. Bisnis yang sehat akan mendasarkan pada keputusan yang sudah diperhitungkan dengan cermat.


B.   Pengertian Proposal Teknik dan Hubungannya dengan Ekonomi Teknik

      Disiplin ilmu yang berkaitan dengan aspek-aspek ekonomi dalam teknik, yang terdiri atas evaluasi sistematis dari biaya biaya dan manfaat-manfaat usulan proyek teknik. Proposal Teknik adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal dalam rangka mengimplementasikan suatu metode. Misalnya, cara yang bagaimana yang harus dilakukan agar metode ceramah yang dilakukan berjalan efektif dan efisien? Dengan demikian sebelum seorang melakukan proses ceramah sebaiknya memperhatikan kondisi dan situasi.
      Proses pengambilan keputusan adalah tahap-tahap yang harus dilalui dalam membuat suatu keputusan. Tahap-tahap yang dimaksud ini adalah sebuah kerangka dasar, dari kerangka tersebut dapat dikembangkan lagi menjadi beberapa tahap-tahap yang lebih khusus dan lebih operasional.
ekonomi teknik digunakan untuk mencari solusi terbaik dari setiap alternatif-alternatif solusi yang ada. Pada dunia Teknik Elektro, pencarian solusi terbaik ini sering kali digunakan saat pembuatan rangkaian, pemilihan alat, pemilihan komponen, perancangan bisnis elektronika.


C.  Pengertian Proses Pengambilan Keputusan

       Pengambilan keputusan dikarenakan adanya masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Masalah-masalah itu dapat dibagi atas:
1. Simple Problems, merupakan masalah yang solusinya tidak memerlukan terlalu banyak pertimbangan dan analisis karena masalah itu bukanlah sesuatu yang penting.
2. .Intermediate Problems, merupakan masalah yang solusinya memerlukan pertimbangan dan analisis pada suatu bidang tertentu.
3. Complex Problems, merupakan masalah yang rumit yang solusinya memerlukan pertimbangan dan analisis pada berbagai bidang ilmu.
Analisis pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif dilakukan berdasarkan pertimbangan dan pengalaman manajemen. Analisis tersebut dilakukan jika masalah tidak terlalu rumit dan pengambil keputusan memiliki pengalaman akan masalah sejenis.
       Analisis kuantitatif lebih bersifat seni dibanding ilmu. Kemampuan melakukan analisis kualitatif melekat pada diri pengambil keputusan dan biasanya meningkat seiring bertambahnya pengalaman. Ketajaman dalam analisis pengambilan keputusan dapat ditingkatkan dengan mempelajari dan memahami berbagai metode analisis kuantitatif lebih dalam.
Secara umum, masalah-masalah yang bisa dipecahkan dengan analisis kuantitatif harus memiliki kriteria sebagai berikut:
1. Masalah tersebut cukup rumit dan penting serta memiliki alas an yang kuat untuk dianalisis dan dipecahkan.
2. Tidak bisa dipecahkan secara langsung tanpa melakukan analisis kuantitatif dan mempertimbangkan semua konsekuensi yang mungkin dapat terjadi.
3. Masalah tersebut memiliki aspek ekonomi yang cukup penting dan pengambil keputusan menghendaki suatu analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan.
Masalah-masalah yang dapat dipecahkan dalam ekonomi teknik adalah masalah yang termasuk dalam kategori intermediate problems. Dalam analisis ekonomi teknik, aspek ekonomi merupakan komponen utama dalam pengambilan keputusan, meskipun mungkin saja banyak terdapat aspek lain dalam masalah tersebut sebelumnya.

D.   Tahapan Pengambilan Keputusan
  • Mengenali Masalah
Dalam proses penganbilan keputusan, pertama kita harus mengenali masalah dengan benar yang berpotensi untuk diselesaikan, tanpa mengenali masalah dengan benar kita akan tersesat sehingga solusi yang tepat tidak akan pernah tercapai. Masalah dapat dikenali oleh berbagai pihak terkait, bisa oleh pemilik masalah sebagai pengambil keputusan, pemecah masalah seperti insinyur atau manajer, atau oleh para operator yang langsung berhubungan dengan hal-hal teknis.

  • Menetapkan Tujuan dan Sasaran
Masalah adalah situasi yang menghambat tercapainya suatu tujuan yang telah ditentukan. Di perusahaan masalah utama akan terkait dengan tidak tercapainya profit, dan masalah yang dihadapi para individu umumnya terkait dengan tidak tercapainya kepuasan. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka perlu adanya tujuan dan sasaran. Tujuan-tujuan yang bersifat umum diatas seringkali diuraikan menjadi tujuan yang lebih sempit, spesifik, dan kuantitatif. Misalnya “perusahaan harus membuat 3000 unit produk bulan ini” atau “saya harus melunasi cicilan kendaraan tahun ini” adalah sasaran yang menggambarkan tujuan.

  • Menyusun Data yang Relevan
Keputusan yang baik adalah keputusan yang dibuat dengan memanfaatkan informasi tepat yang diperoleh dengan menyusun data yang akurat dan relevan. Di jaman informasi seperti sekarang ini, jumlah data sangat melimpah namun sulit dirangkai menjadi informasi yang berarti. Dalam mengembangkan informasi itu analis harus dapat memilih data yang relevan dan menentukan apakah nilainya sesuai dengan biaya yang dikeluarkan untuk memperolehnya. Dalam proses pengambilan keputusan, menyusun data yang relevan adalah salah satu bagian yang paling sulit.

  • Mengidentifikasi Alternatif yang Layak
Harus diyakini bahwa setiap masalah memiliki lebih dari satu alternatif solusi. Dari sekian banyak cara penyelesaian masalah, hanya ada sebagian alternatif yang layak dipertimbangkan sebagai solusi potensial, namun demikian perlu kehati-hatian untuk tidak menentukan alternatif terbaik pada tahap ini, jika itu terjadi maka solusi yang didapatkan mungkin bukan yang terbaik. Untuk memilih alternatif yang layak dapat dilakukan melalui proses curah pendapat (brainstorming), yaitu salah satu cara mengupayakan pencarian penyelesaian dari suatu masalah tertentu dengan mengumpulkan gagasan secara spontan dari anggota kelompok. Kemudian dibuat daftar alternatif yang layak dan yang tidak layak beserta dengan alasan-alasannya. Ada beberapa alternatif yang dengan mudah dieliminasi dengan alasan yang jelas seperti ketiadaan material, keterbatasan teknologi, dan keterbatasan waktu.

  • Menetapkan Kriteria Penilaian Alternatif
Alternatif terbaik dipilih dengan menilai berdasarkan kriteria tertentu, kata terbaik menunjukan bahwa penilaian pada dasarnya bisa bersifat kualitatif meliputi urutan paling buruk – buruk – cukup – baik – lebih baik – paling baik, dengan demikian baik buruknya suatu alternatif akan bersifat relatif.

  • Membangun Model Keterhubungan

Pada tahap ini semua elemen yang telah diidentifikasi (yaitu tujuan, data dan informasi, alternatif potensial, dan kriteria) digabungkan. Hubungan dari elemen-elemen itu direpresentasikan menjadi model matematika yang menunjukan hubungan antara variabel.

  • Memprediksi Keluaran Alternatif
Model yang dibangun tersebut digunakan untuk memprediksi keluaran (outcome) dari setiap alternatif, perlu diingat bahwa setiap alternatif itu bisa menghasilkan keluaran yang beragam, misalnya keluaran untuk alternatif mobil yang akan digunakan untuk mengirimkan barang bisa berupa jumlah bahan bakar, tingkat polutan, kapasitas angkut, atau kecepatan mobil. Tapi guna menghindari komplikasi yang tidak perlu maka pengambiilan keputusan diasumsikan menggunakan keluaran tunggal, dan keluaran-keluaran lain diabaikan.

  • Memilih Alternatif Terbaik
Memilih alternatif terbaik berdasarkan kriteria yang ditetapkan, pengambilan keputusan ini harus dilakukan secara hati-hati dan diyakini bahwa solusi terbaik untuk masalah itu telah ditemukan.

  •  Audit Pasca Keputusan
Audit pasca keputusan penting dilakukan untuk menjamin apa yang diproyeksikan akan tercapai. Jika semua pihak yang terlibat dalam penyelesaian masalah itu menyadari bahwa rekomendasi mereka akan diaudit tingkat keberhasilannya maka mereka akan bekerja lebih realistis dan menghindari kesalahan yang akibat rasa optimis yang berlebihan.

E.    Analisis Dalam Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan dikarenakan adanya masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Masalah-masalah itu dapat dibagi atas:

  1. Simple Problems, merupakan masalah yang solusinya tidak memerlukan terlalu banyak pertimbangan dan analisis karena masalah itu bukanlah sesuatu yang penting.
  2. Intermediate Problems, merupakan masalah yang solusinya memerlukan pertimbangan dan analisis pada suatu bidang tertentu.
  3. Complex Problems, merupakan masalah yang rumit yang solusinya memerlukan pertimbangan dan analisis pada berbagai bidang ilmu.

        Analisis pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif dilakukan berdasarkan pertimbangan dan pengalaman manajemen. Analisis tersebut dilakukan jika masalah tidak terlalu rumit dan pengambil keputusan memiliki pengalaman akan masalah sejenis.
Analisis kuantitatif lebih bersifat seni dibanding ilmu. Kemampuan melakukan analisis kualitatif melekat pada diri pengambil keputusan dan biasanya meningkat seiring bertambahnya pengalaman. Ketajaman dalam analisis pengambilan keputusan dapat ditingkatkan dengan mempelajari dan memahami berbagai metode analisis kuantitatif lebih dalam.
Secara umum, masalah-masalah yang bisa dipecahkan dengan analisis kuantitatif harus memiliki kriteria sebagai berikut:
·       Masalah tersebut cukup rumit dan penting serta memiliki alas an yang kuat untuk dianalisis dan dipecahkan Tidak bisa dipecahkan secara langsung tanpa melakukan analisis kuantitatif dan mempertimbangkan semua konsekuensi yang mungkin dapat terjadi.
·    Masalah tersebut memiliki aspek ekonomi yang cukup penting dan pengambil keputusan menghendaki suatu analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan.
Ekonomi teknik (engineering economy) adalah salah satu alat analisis pengambilan keputusan kuantitatif yang menitikberatkan pada aspek ekonomi di bidang teknik. Alat tersebut terdiri dari evaluasi sistematik terhadap manfaat dan biaya usulan-usulan proyek yang melibatkan rancangan dan analisis teknik untuk menentukan apakan proyek yang diusulkan layak dilaksanakan atau tidak.
Masalah-masalah yang dapat dipecahkan dalam ekonomi teknik adalah masalah yang termasuk dalam kategori intermediate problems. Dalam analisis ekonomi teknik, aspek ekonomi merupakan komponen utama dalam pengambilan keputusan, meskipun mungkin saja banyak terdapat aspek lain dalam masalah tersebut sebelumnya.



F.    Proses Pengambilan Keputusan


Proses pengambilan keputusan adalah proses menentukan suatu jalan keluar dengan berkomunikasi secara bersama-sama atau secara universal diartikan sebagai pemilihan diantara berbagai alternatif mencakup pembuatan pemilihan maupun pemecahan masalah. Keputusan terdiri dari :
  • Keputusan Strategis, keputusan yang dibuat oleh manajemen puncak dari suatu organisasi.
  • Keputusan Taktis, keputusan yang diambil oleh manajemen menengah.
  • Keputusan Operasional, keputusan yang dibuat oleh manajemen bawah.


1.  Mengenali adanya suatu masalah 
  •  Masalah harus dimengerti dengan baik dinyatakan secara eksplisit. 
  •  Kadang-kadang tidak disadari adanya masalah. 
2. Mendefinisikan Tujuan. Karena masalah, menyebabkan tidak tercapainya tujuan yg telah ditetapkan. 

3.   Mengumpulkan data-data yang relevan 

4. Mengidentifikasi alternatif-alternatif yang dapat dipilih minimal dua alternatif. Dua alternatif yang kadang diabaikan:
  •  Alternatif untuk tidak melakukan apa-apa (tetap melakukan seperti saat ini, tidak perlu              mengeluarkan uang untuk menyelesaikan masalah ini). 
  • Alternatif untuk memperbaiki dan menggunakan kembali.
5.  Memilih kriteria untuk menentukan alternatif terbaik. 

6. Membangun hubungan antara tujuan, alternatif,data, dan kriteria yang dipilih untuk dijadikan sebuah model. 

7.  Memperkirakan akibat-akibat yang muncul dari setiap alternatif. 

8.  Pemilihan alternatif terbaik untuk mencapai tujuan.
  •  Akibat yang ditimbulkan harus dipertimbangkan.
  • Memilih yang sesuai dengan kriteria. 
9. Post Audit of result.


G.   Proses Pemecahan Masalah

Secara umum proses pemecahan masalah dapat dilakukan dengan empat tahapan utama yaitu:
  1. Memahami dan mendefinisikan masalah Bagian ini merupakan bagian yang sangat penting karena menjadi awal dari seluruh proses pemecahan masalah. Tujuan pada bagian ini adalah memahami masalah dengan baik dan menghilangkan bagian-bagian yang dirasa kurang penting.
  2. Membuat rencana untuk pemecahan masalah Pada bagian ini ada dua kegiatan penting yaitu: 
  • mencari berbagai cara penyelesaian yang mungkin diterapkan
  • membuat rencana pemecahan masalah

      Penyelesaian suatu masalah biasanya tidak hanya satu tapi mungkin bisa beberapa macam. Sebagai ilustrasi, apabila kita berada di kota Surabaya dan ingin pergi ke Jakarta, maka banyak cara yang mungkin bisa dilakukan, misalnya kita bisa menempuh dengan angkutan darat, laut atau udara. Dengan angkutan darat kita bisa menggunakan kereta api, bus atau angkutan yang lain. Jalurnya pun kita bisa lewat jalur utara, tengah atau selatan. Jadi banyak sekali cara penyelesaian yang bisa kita kembangkan. Masing-masing mempunyai karakteristik sendiri-sendiri. Dari sekian banyak penyelesaian ini kita harus memilih satu yang berdasarkan persyaratan tertentu merupakan cara yang paling baik untuk menyelesaikan permasalahan. Setelah terpilih, maka kita dapat membuat rencana kasar (outline) penyelesaian masalah dan membagi masalah dalam bagian-bagian yang lebih kecil. Rencana  kasar (outline) penyelesaian masalah hanya berisi tahapan-tahapan utama penyelesaian masalah.
    3. Merancang dan menerapkan rencana untuk memperoleh cara penyelesaian Pada bagian ini                   rencana kasar penyelesaian masalah diperbaiki dan diperjelas dengan pembagian dan urutan                rinci yang harus ditempuh dalam penyelesaian masalah.
  4.   Memeriksa dan menyampaikan hasil dari pemecahan masalah Bagian ini bertujuan untuk                     memeriksa apakah akurasi (ketepatan) hasil dari cara yang dipilih telah memenuhi tujuan yang         diinginkan. Selain itu juga untuk melihat bagaimana daya guna dari cara yang dipilih yang dipilih

  Contoh Kasus Ekonomi Teknik Berhubungan Dengan Teknik Elektro

        Kegunaan Ekonomi Teknik di Bidang Elektro Kegunaannya ekonomi teknik dibidang elektro itu sangat penting terutama agar dapat memperhitungkan biaya dibidang elektro ,sehingga dapat mempertimbangkan biaya dalam suatu proyek kerja dibidang elektro,agar dapat memperoleh keuntungan. Seperti proyek instalasi gedung ataupun membuat robot perlu di perhitungan cermat agar terlihat dengan jelas untung dan rugi proyek tersebut sebelum dilaksanakan proyek tersebut.
      Dalam usaha yang dilakukan dalam bidang elektro pasti terdapat aspek-aspek ekonomi yang harus diselesaikan dalam bidang ekonomi. Disinilah analisis ekonomi teknik sangat berperan penting dalam usaha bidang kelistrikan dan lain-lain. Apabila kita membuat sebuah gedung yang sangat banyak alat-alat atau komponen-komponen kelistrikannya, dan hal ini akan sangat rumit dalam permasalahan ekonominya. Maka dalam hal ini analisis ekonomi teknik sangat berguna sekali agar semua alat-alat kelistrikan yang dipakai untuk pembangunan gedung tersebut rapi dan tidak terdapat masalah apapun dalam hal ekonomi.

Dibawah ini ada sebuah contoh kasus yang melibatkan tentang sebuah perusahaan dibidang elektronika :
contohnya perusahaan perakitan power amplifier,didalam perusahaan ini akan mencari berbagai teknisi yang sangat handal dibidang perakitan power amplifier ,sehingga hasil produksi perusahaannya cukup baik sehingga pemilik perusahaan ini akan memperhitungkan biaya dan keuntungan yang akan dapat dari hasil perakitannya,bukan cuman itu bahkah dia akan mengajak seseorang atau rekan kerja dari perusahaan lain untuk menanamkan modal untuk meningkatkan kualitas atau pun hasil dari perusahaannya yang di jalankannya.

Sabtu, 18 Juni 2016

Pendidikan Kewarganegaraan Tentang Ancaman Nasional

Nama   = Iqbal Arischa Irbiean
Kelas   = 2IB05
NPM   = 15414395

ANCAMAN NASIONAL (PEMERKOSAAN DI BAWAH UMUR)

BOGOR, Kematian Laila Nurhidayah, bocah berusia 2,5 tahun tewas akibat dibunuh dan diperkosa menambah panjang daftar kasus kekerasan terhadap anak.Laila tewas ditangan Budiansyah (26) yang merupakan tetangga dari kakeknya di Kampung Pabuaran Tonggoh, Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Peristiwa tewasnya Laila bermula saat ia sedang berkunjung ke rumah kakeknya, Jaka pada Sabtu (11/5/2016).
Ibu korban, Nuruliana (28) bercerita anaknya sedang main di rumah pelaku yang letaknya tak jauh dari rumah ayahnya sekitar pukul 09.30 WIB.
"Anak saya lagi main sama tiga temannya. Salah satunya itu keponakan si Budiansyah. Katanya mereka lagi main petak umpet," katanya kepada Rabu (11/5/2016).
Lanjutnya, saat ingin menyuruh pulang anaknya, ternyata korban sudah tidak main lagi dengan teman-temannya.Teman korban pun tak mengetahui keberadaan anaknya.
"Akhirnya dari situ saya dan warga mencari-cari bahkan sampai malam hari. Sampai besoknya hari Senin (11/5/2016) kita masih terus mencari," tuturnya.
Hingga akhirnya pada Senin petang sekitar pukul 18.30 WIB, anaknya ditemukan tewas di belakang rumah pelaku.
Budiansyah (26), pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Laila Nurhidayah (2,5), diketahui telah memerkosa korban sebanyak dua kali. Hal itu terungkap dalam rilis yang disiarkan Mapolres Bogor.
Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto menjelaskan, pelaku awalnya memerkosa korban di dalam kamar mandi. Setelah itu, korban dibawa ke dalam kamar, dan pelaku melakukannya lagi untuk kali kedua.
"Di kamar mandi, pelaku membekap korban dengan tangannya, kemudian menyetubuhinya. Setelah dibawa ke dalam kamar, tubuh korban dililit dengan selimut, dan pelaku mengulangi lagi perbuatan bejatnya," ucap Suyudi, di Mapolres Bogor, Rabu (11/5/2016).
Melihat korban sudah tidak bernapas, lanjut Suyudi, pelaku kemudian menyembunyikan jasadnya di dalam lemari pakaian. Keesokan harinya, pelaku membuang jasad Laila Nurhidayah ke belakang rumahnya setelah keluarga korban dan warga beramai-ramai mencari korban.
Pelaku mengaku baru sekali memerkosa anak di bawah umur. Namun, polisi tidak percaya begitu saja dan akan mengembangkan kasus tersebut.
"Ada beberapa alat bukti dan keterangan saksi yang menguatkan bahwa dia (Budiansyah) adalah pelaku pemerkosaan dan pembunuhan. Kami sita barang bukti berupa selimut, kasur, dan pakaian korban," kata Suyudi.

Sumber : kompas.com


Analisa Kasus Pemerkosaan


Berdasarkan Pemberitaan di atas tersebut membahas tentang kasus pemerkosaan yang dilakukan terhadap anak dibawah umur. Akhir-akhir ini kasus pemerkosaan marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Kasus pemerkosaan seakan-akan sudah menjadi sebuah ancaman bagi warga Indonesia, terutama para kaum hawa. Kasus Pemerkosaan ini sudah menjadi ancaman Nasional bagi warga indonesia.

Kasus ini terjadi di Desa Girimulya, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.  Kejadian bermula ketika korban datang ke rumah pelaku pada Minggu (8/5/2016) sekitar pukul 09.00. Kala itu, korban ingin bermain dengan keponakan pelaku, yang juga berusia di bawah lima tahun.
Setelah bermain, korban sempat menonton televisi. Saat itulah pelaku mengajak korban masuk ke kamar dan langsung melilitkan selimut di kepala korban. Korban mencoba berontak namun pelaku kemudian membekap tangan kanan korban sehingga tidak berdaya. Ia juga meraba tubuh korban, Setelah korban tak berdaya, pelaku kemudian memerkosanya. Tak lama kemudian korban meninggal dunia. Pelaku lalu menyimpan jasad korban di lemari hingga mengeluarkan bau tak sedap.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak, Pasal 339 KUHP, dan Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun. dan Polisi berniat memberikan hukuman tambahan berdasarkan pidana hukuman kebiri kimia dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1/2016 tentang Perlindungan Anak.

Dari berita tersebut maka dapat diberikan pendapat dan solusinya Tindakan Pemerkosaan ini  adalah suatu tindakan asusila yang sangat keji dan tidak manusiawi. Tidak hanya wanita Dewasa, Namun juga para gadis yang masih muda termasuk anak yang di bawah umur terkadang menjadi korban. Korban dari kejahatan ini biasanya akan mengalami gangguan secara fisik, bahkan mental. Parahnya, sebagian besar dari korban pelecehan akan mengalami trauma seumur hidupnya.

Peran Orang Tua dalam  pencegahan Kekerasan Seksual yakni :

1. Bantu Anak Melindungi Diri, Dengan menjelaskan kepada anak bahwa tidak ada seorang pun yang boleh menyentuhnya dengan tidak wajar. Berikan pemahaman dan ajarkan anak untuk menolak segala perbuatan yang tidak senonoh dengan segera meninggalkan di mana sentuhan terjadi. Ingatkan anak untuk tidak gampang mempercayai orang asing dan buat anak untuk selalu menceritakan jika terjadi sesuatu pada dirinya.
2. Pembekalan Ilmu Bela Diri, Pembekalan ilmu bela diri pun dapat menjadi salah satu solusi agar anak tidak menjadi korban kekerasan. Selain mengajarkan kepada anak mengenai disiplin dan membentuk mental juga jasmani yang kuat, bela diri dapat digunakan untuk membela diri sendiri dari ancaman-ancaman yang ada. Namun tetap harus diberikan pengarahan bahwa ilmu bela diri dipelajari bukan untuk melakukan kekerasan.
3. Bekali Orang Tua dengan Ilmu tentang Bagaimana Menjadi Orang Tua, Ilmu tentang bagaimana menjadi orangtua bisa didapatkan melalui membaca buku , sharing dengan psikolog anak, melakukan komunikasi dengan pendidik/ guru dari anak, dan rajin mengajak komunikasi dengan anak. Hal ini sangat penting dilakukan agar orang tua memahami kondisi yang sedang dialami anak. Karena seringkali kekerasan terhadap anak terjadi karena banyak orang tua yang lebih membutuhkan perhatian/pengertian dari anak ketimbang orang tua yang mengerti akan kondisi anak.
4. Ciptakan Komunikasi Dua Arah Dengan Anak, Masih banyak orang tua yang mengangap bahwa anak adalah orang yang belum memahami apapun, sehingga tidak perlu melakukan diskusi dengan anak. Padahal anak memiliki hak untuk menentukan apa yang dia inginkan, dan orang tua lebih pada mengarahkan bukan mengintervensi atau mendikte anak. Komunikasi dua arah akan membangun keterbukaan anak terhadap persoalan yang dihadapi, selain itu juga dapat mengajak anak untuk memahami beberapa kondisi yang dihadapi orang tua.
5. Dampingi Anak saat Bermain, Bermain Gadget dan Menonton Televisi, Seringkali orang tua melakukan pembiaran terhadap anak ketika bermain Gadget dan menonton televisi dan orang tua lebih memilih untuk sibuk dengan aktivitas yang lain, seperti memasak, menyelesaikan pekerjaan kantor, dll. Sehingga seringkali orang tua tidak mengetahui apa yang dilihat oleh anak melalui gadget dan televisi. Teknologi yang sangat canggis seperti saat ini membuat siapa saja termasuk anak mampu mengakses segala informasi dan tontonan sangat cepat. Kekerasan terhadap sesama anak seringkali disebabkan karena anak meniru atau mencontoh apa yang dia lihat. Selain mendampingi dalam bermain gadget dan menonton televisi, orang tua juga dapat menimimalisir kebiasaan anak anak bermain gadget dengan bermain bersama anak, atau mengajak berjalan – jalan anak atau bisa juga melibatkan anak beraktivitas dengan orang tua seperti memasak bersama anak, membersihkan rumah bersama anak, dll.
6. Kenali lingkungan tempat anak kita bersekolah dan bermain, ini menjadi penting bagi orang tua untuk bisa mengenal dan mengetahui teman – teman dari anak kita dan orang tuanya pun demikian dengan guru dari anak kita. Hal ini sangat penting dilakukan agar sebagai orangtua kita dapat berhati – hati dalam mempercayakan anak kita. Karena kekerasan terhadap anak persentase terbesar adalah dilakukan oleh orang – orang terdekat dari anak.
7. Perkuat anak dengan pemahaman agama, setiap agama pasti mengajarkan kebaikan kepada pengikutnya. Mengajarkan untuk saling menghormati dan menghargai disamping ajaran – ajaran lain di setiap agama. Pembekalan ilmu agama terhadap anak secara bertahap sejak usia dini menjadi langkah preventif adanya tindak kekerasan anak terhadap sesama anak. Agama bukan menjadi senjata bagi orang tua untuk menakut – nakuti anak, justru seharusnya melalui pemahaman agama yang holistik, orang tua mampu mengajarkan anak tentang kasih sayang dan hidup rukun.


Peran Pemerintah  dalam Penanganan Kekerasan Seksual :

    Pertama, peranan Pemerintah yang utama dalam melawan kekerasan seksual untuk menata kehidupan masyarakat untuk mengatasi dominasi budaya patriarki. Karena itulah Pemerintah Indonesia mempunyai program pemberdayaan perempuan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk menegaskan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan memberikan sarana dan upaya bagi tumbuh kembangya anak secaa fisik dan psikologis dengan baik, karena merekalah generasi yang akan membangun Indonesia di masa depan.

    Kedua, mengatasi pola pikir yang membenci perempuan secara umum melalui pendidikan moralitas yang bersumber dari ajaran agama maupun ajaran budaya sukubangsa yang menghargai perempuan.  Dalam suatu masyarakat, apabila nilai-nilai budaya acuan bagi kehidupan masyarakat adalah nilai-nilai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, maka kekerasan seksual tidak akan menunjukkan persentasi tinggi.

     Ketiga, memberdayakan peranan media. Pemerintah dengan berbagi instansinya yang terkait, perlu bekerjasama dengan media untuk  membuat program-program yang menghapuskan anggapan bahwa perempuanlah yang salah apabila terjadi perkosaaan atas dirinya. Mengapa perempuan yang salah,  jika ia, demi kelangsungan hidupnya dan karirnya, sebagai seorang gadis harus  bekerja hingga malam dan terpaksa pulang dengan bis yang merupakan satu-satunya alat angkutan menunu rumahnya, pada jalan yang karena kelalaian Pemda setempat, tidak diberi penerangan cukup sehingga menjadi sarang penjahat mencari mangsa?

        Kempat, Pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait perlu  memberikan sanksi hukum yang berefek jera dan mengkaji ulang dan merevisi peraturan-peraturan hukum yang tidak memberikan efek maraknya kekerasan seksual terhadap perempuan.  Penanganan proses hukum terhadp korban juga diharapkan tidak diperpanjang, dibuat lama  dan membuat kasus seakan-akan “diambangkan”. Dalam kaitan ini Pemerintah juga perlu melakukan kerjasama yang bersifat positif dengan media untuk menata model  pemberitaan yang tidak menyebabkan korban perkosaan menjadi pihak yang terpojok atau “mati dua kali” karena pemberitaan mengenai kemalangannya justru diberitakan seperti halnya memberitakan gaya  para selebritis untuk  mencari popularitas. Hal ini justru memperburuk citra korban, lebih-lebih kalau karena kelihaian tertentu di pihak pemerkosa dan pembelanya, si korban berhasil dibuat lebih terpuruk, bukan sekedar fisiknya namun lebih besar lagi,  menderita kemalangan dari segi psikologis. Karena itu Pemerintah juga perlu memberikan lebih bayak peluang bagi kaum professional psikologi dan psikiatri untuk ikut mengatasi permasalahan masyarakat yang diakbatkan oleh kekerasan, kekerasan seksual dan kekerasan seksual komersial yang makin marak saat ini.

            Kelima, Pemerintah juga perlu melakukan terobosan untuk mengatasi pola pikir keliru pada pihak laki-laki umumnya dalam melihat menilai jenis kelamin perempuan.  Hal ini termasuk menghilangkan pola pikir kontroversial  terhadap perempuan sebagaimana yang sering terjadi dewasa ini.


Sabtu, 23 Januari 2016

Tugas V-class 3 Dasar Telekomunikasi

1. Jelaskan cara kerja rangkaian Demodulator FM ?

Jawab :
- Demodulasi yaitu proses sebaliknya dari modulasi FM, yaitu proses suatu sinyal modulasi yang dibentuk kembali seperti aslinya dari suatu gelombang pembawa yang termodulasi oleh rangkaian. Proses terjadinya demodulasi terjadi pada alat untuk melakukan demodulasi yaitu demodulator atau detektor

- Demodulator adalah rangkaian yang penerima komunikasi (radio, televisi,dan radar) yang berfungsi memisahkan informasi asli dari gelombang campuran (yaitu gelombang isyarat pembawa yang termodulasi.

Berikut Gambar Dari Rangkaian Demodulator FM :


 


Dari rangkaian Demodulator yaitu demodulator  frekuensi mendeteksi sinyal informasi dPrinsip Kerja ari sinyal FM dengan operasi yang berlawanan dengan cara kerja modulator FM.
Dari Gambar rangkaian Di atas terdapat Input, Output, Dan komponen - komponen elektronika yaitu Induktor/Lilitan, Capasitor, Dioda, Resistor. 
Cara kerja dari rangkaian di atas Pertama Sinyal modulasi itu masuk ke Input lalu di alirkan ke Lilitan dan Kapasitor untuk di proses, Kemudian setelah di proses di alirkan ke Dioda, Dioda di sini untuk penyearah/menstabilkan sinyal yang masuk, lalu di alirkan ke Kapasitor, gunannya Kapasitor di sini berfungsi untuk menyaring/memfilter sinyal modulasi untuk menjernihkannya, Setelah di alirkan itu ke Resistor, Resisitor disini untuk menahan dan menstabilkan arus sinyal yang masuk agar sinyal yang keluar tidak kacau/berantakan. setelah itu Output Sinyal di keluarkan. Maka jadilah bentuk sinyal informasi sebelum di modulasi atau disebut Modulasi









Jumat, 15 Januari 2016

Tugas v-class 2 Dasar Telekomunikasi

1. Jelaskan cara kerja rangkaian Modulator FM !

Jawab :

Modulasi Frekuensi (FM) adalah proses menumpangkan sinyal informasi pada sinyal pembawa (carrier) sehingga frekuensi gelombang pembawa (carrier) berubah sesuai dengan perubahan simpangan (tegangan) gelombang sinyal informasi. Jadi sinyal informasi yang dimodulasikan (ditumpangkan) pada gelombang pembawa menyebabkan perubahan frekuensi gelombang pembawa sesuai dengan perubahan tegangan (simpangan) sinyal informasi. Pada modulasi frekuensi sinyal informasi mengubah-ubah frekuensi gelombang pembawa, sedangkan amplitudanya konstan selama proses modulasi

Proses Modulasi Frekuensi (Frequency Modulation, FM)

Proses Modulasi Frekuensi (Frequency Modulation, FM),modulasi fm,frekuensi modulasi,frequency modulation,fm,teori fm,dasar teori fm,teori moduasi fm,frekuensi carrier fm,sinyal informasi fm,formulasi fm,daya transmisi fm,definisi modulasi fm,pengertian frekuensi fm

Besar perubahan frekuensi (deviasi), δ atau fd, dari sinyal pembawa sebanding dengan amplituda sesaat sinyal pemodulasi, sedangkan laju perubahan frekuensinya sama dengan frekuensi sinyal pemodulasi.
Persamaan sinyal FM dapat dituliskan sebagai berikut:

\small \dpi{100} e_{FM}=e_{c}sin(\omega_{c}t+m_{f}sin\omega_{m}t)

dimana :
eFM = Nilai sesaat sinyal FM
Ec = amplituda maksimum sinyal pembawa
ωc = 2π fc dengan fc adalah frekuensi sinyal pembawa
ωm = 2π fm dengan fm atau fs adalah frekuensi sinyal pemodulasi
 mf = indeks modulasi frekuensi

Pada modulasi frekuensi kita mengenal istilah indeks modulasi (mf). Indeks modulasi ini didefinisikan sebagai berikut:

\small \dpi{100} m_{f}=\frac{f_{d}}{f_{s}}=\frac{\delta }{f_m}

Spektrum Sinyal FM
Spektrum Sinyal FM,kanal fm,bandwidth fm,lebar band fm,spektrum fm,frekuensi fm,frekuensi fm,index modulasi fm,modulasi fm,pendudukan kanal fm,transmisi fm

Lebar bandwidth sinyal FM adalah tak berhingga. Namun pada praktek biasanya hanya diambil bandwith dari jumlah sideband yang signifikan. Jumlah sideband signifikan ditentukan oleh besar indeks modulasinya seperti dalam fungsi tabel besel berikut.

Tabel Fungsi Besel Untuk Modulasi Frekuensi (Frequency Modulation, FM)
Tabel Fungsi Besel Untuk Modulasi Frekuensi (Frequency Modulation, FM),fungsi besel,tabel besel,besel fm,rumus besel,besel formula,formula besel

Ji : nilai amplituda komponen frekuensi sideband ke i (i≠0)
Jo : nilai amplituda komponen frekuensi sinyal pembawa (bukan sideband)
β = mf : indeks modulasi

Lebar bandwidth pada modulasi FM dapat ditentukan menggunakan teorema carson sebagai berikut :

\small \dpi{100} BW_{FM}=2(f_{d}+f_{m})

dimana,
fd = frekuensi deviasi
fm = frekuensi maksimum

Contoh Rangkaian Rangkaian Modulator FM sederhana dengan varaktor dioda

       Varaktor Dioda ialah dioda yang memiliki nilai kapasitansi tergantung dari tegangan reverse yang diberikan. VCO (Voltage Control Oscilator) adalah osilator yang frekuensinya diatur oleh tegangan. Cara kerja dari rangkaian diatas adalah varaktor dioda mempunyai nilai kapasitansi nominal. Bersama dengan induktor akan membentuk rangkaian resonansi yang akan menentukan frekuensi pembawa. Sinyal informasi akan dimasukkan melalui V input. Perubahan tegangan sinyal informasi akan merubah sinyal kapasitansi dari varaktor dioda sehingga akan juga merubah frekuensi. Sehingga frekuensi akan berubah-ubah sesuai dengan perubahan dari sinyal informasi. Amplitudo gelombang carrier relatif tetap. Setelah dilakukan penguatan daya sinyal dimaksudkan agar bisa dikirim jauh, gelombang yang telah tercampur tadi dipancarkan melalui antena.
      
       Tujuan dari pemancar FM adalah untuk merubah satu atau lebih sinyal input yang berupa frekuensi audio (AF) menjadi gelombang termodulasi dalam sinyal RF (Radio Frekuensi) yang dimaksudkan sebagai output daya yang kemudian diumpankan ke sistem antena untuk dipancarkan. Dalam bentuk sederhana dapat dipisahkan atas modulator FM dan sebuah power amplifier RF dalam satu unit. Sebenarnya pemancar FM terdiri atas rangkaian blok subsistem yang memiliki fungsi tersendiri.

Karakter dari transmisi modulasi frekuensi (Frequency Modulation, FM) adalah :
  1. Tidak dapat dipantulkannya gelombang elektromagnetic dari modulasi frekuensi sehingga jarak pancaran adalah line of sight dan terbatas pada daya pancar.
  2. Ketahanan modulasi terhadap noise pada transmisi modulasi frekuensi, sehingga kualitas sinyal informasi yang diterima jernih seperti aslinya.

Jumat, 08 Januari 2016

Tugas v-class 1 Dasar Telekomunikasi

1.  Apakah definisi dari telekomunikasi ?

Jawab :
Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari pengirim ke penerima atau dari suatu tempat ke tempat lain.Berdasarkan arti dari dua kata pada telekomunikasi yaitu “Tele” berarti jauh dan “komunikasi” berarti berhubungan atau saling tukar informasi antar dua pihak.

2.  Sebutkan media atau sarana yang bisa digunakan untuk komunikasi (tradisional          maupun modern) ?

Jawab :
@ Komunikasi Media Tradisional
1. Lonceng                                                                      12. Gong
2. Daun Lontar                                                               13. Gamelan
3. Kentongan                                                                  14. Gendang
4. Asap                                                                           15. Terompet Keong
5. Telepon Kaleng                                                          16. Peluit
6. Surat                                                                           17. Tangan (isyarat tangan)
7. Terompet                                                                    18.Bendera    
8. Merpati Pos                                                                19. Lampu (sandi Morse)
9. Prasasti                                                                       20.Api Unggun
10. Telegraf                                                                    21. Anjing
11. Bel terompet

@ Komunikasi Media Modern
1.Telepon                                                                      11. Microfon     
2.HandPhone                                                                12. Radar
3.Koran                                                                         13.Handy talk
4.Televisi                                                                      14.Toa   
5. Modem
6. Faksimili
7. Radio
8. Komputer
9. Internet

3.  Sebutkan dan jelaskan saluran transmisi yang digunakan untuk berkomunikasi ?

Jawab :
Guided Transmission Media
Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel.

Jenis - Jenis Guided Transmission Media :
1.  Twisted Pair Cable
   Kabel twisted-pair terdiri atas dua jenis yaitu shielded twisted pair biasa disebut STP dan unshielded twisted pair (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP. Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin terjadi pada coaxial.

Kabel twisted-pair terbagi atas dua yaitu:
- Kabel STP (Shielded Twisted Pair)
 
merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer. Kabel ini berisi dua pasang kabel (empat kabel) yang setiap pasang dipilin. Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan yang disebebkan posisi kabel yang tertekuk. Pada kabel STP attenuasi akan meningkat pada frekuensi tinggi sehingga menimbulkancrosstalk dan sinyal noise.

- Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
 
banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer. Kabel ini berisi empat pasang kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded). Kabel UTP mudah dipasang, ukurannya kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP sangat rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di sekelilingnya.

2.   Coaxial Cable
Kabel Coaxial adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar. Ada beberapa jenis kabel koaksial, yaitu thick coaxial cable (mempunyai diameter besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil).


3.    Fiber Optic 
Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Berdasarkan mode transmisi yang digunakan serat optik terdiri atas Multimode Step Index, Multimode Graded Index, dan Singlemode Step Index. 
Keuntungan serat optik adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat,tenaga yang dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar. 
Kelemahan serat optik adalah biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini. 

@ Unguided media 
Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu adalah merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang.

Macam-macam sistem gelombang tersebut adalah :
1.   Gelombang Mikro
Gelombang mikro (microwave) merupakan bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), yang meliputi kawasan UHF, SHF dan EHF. Gelombang mikro banyak digunakan pada sistem jaringan MAN, warnet dan penyedia layanan internet (ISP). Keuntungan gelombang mikro adalah akuisisi antar menara tidak begitu dibutuhkan, dapat membawa jumlah data yang besar, biaya murah karena tiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas.
Kelemahan gelombang mikro adalah rentan terhadap cuaca seperti hujan dan mudah terpengaruh pesawat terbang yang melintas di atasnya.

2.   Satelit
Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity bumi. Pada prinsipnya, dengan menempatkan tiga buah satelit geostationary pada posisi yang tepat dapat menjangkau seluruh permukaan bumi.
Keuntungan satelit adalah lebih murah dibandingkan dengan menggelar kabel antar benua, dapat menjangkau permukaan bumi yang luas, termasuk daerah terpencil dengan populasi rendah, meningkatnya  trafik telekomunikasi antar benua membuat sistem satelit cukup menarik secara komersial.
Kekurangan satelit adalah keterbatasan teknologi untuk penggunaan antena satelit dengan ukuran yang besar, biaya investasi dan asuransi satelit yang masih mahal, atmospheric losses yang besar untuk frekuensi di atas 30 GHz membatasi penggunaan frequency carrier.

3.   Gelombang radio 
Gelombang radio adalah media transmisi yang dapat digunakan untuk mengirimkan suara ataupun data.
Kelebihan gelombang radio adalah dapat mengirimkan isyarat dengan posisi sembarang (tidak harus lurus) dan dimungkinkan dalam keadaan bergerak. Frekuensi yang digunakan antara 3 KHz sampai 300 GHz. Gelombang radio digunakan pada band VHF dan UHF : 30 MHz sampai 1 GHz termasuk radio FM dan UHF dan VHF televisi. Untuk komunikasi data digital digunakan packet radio.

4.  Inframerah
Inframerah biasa digunakan untuk  komunikasi  jarak dekat, dengan kecepatan 4 Mbps. Dalam penggunaannya untuk pengendalian jarak jauh, misalnya remote control pada televisi serta alat elektronik lainnya.
Keuntungan inframerah adalah kebal terhadap interferensi radio dan elekromagnetik, inframerah mudah dibuat dan murah, instalasi mudah, mudah dipindah-pindah, keamanan lebih tinggi daripada gelombang radio.
Kelemahan inframerah adalah jarak terbatas, tidak dapat menembus dinding, harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima, tidak dapat digunakan di luar ruangan karena akan terganggu oleh cahaya matahari.

4.  Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis modulasi analog ?


Jawab :
@ .Phase Modulation (PM)

 
(Bentuk Gelombang PM)


      Modulasi ini menggunakan perbedaan sudut (phase) dari sinyal analog untuk membedakan kedua keadaan sinyal digital. Pada modulasi jenis ini, amplitudo dan frekuensi dari sinyal analog adalah tetap, yang berubah adalah phaseasinyala analognya. Phase Modulation merupakan bentuk modulasi yang merepresentasikan informasi sebagai variasi fase dari sinyal pembawa.Hampir mirip dengan FM, frekuensi pembawa juga bervariasi karena variasi fase dan tidak merubah amplitudo pembawa. PM jarang digunakan karena memerlukan perangkat keras penerima yang lebih kompleks. Keuntungan PM adalah potensi gangguan dan daya yang dibutuhkan lebih kecil.

Phase modulasi (PM) adalah suatu bentuk modulasi yang mewakili informasi sebagai variasi dalam fase seketika dari gelombang pembawa. Tidak seperti rekannya yang lebih populer, frekuensi modulasi (FM), PM tidak terlalu banyak digunakan untuk transmisi radio. Hal ini karena cenderung memerlukan perangkat keras menerima lebih kompleks dan dapat terjadi masalah ambiguitas dalam menentukan sesuatu, misalnya, sinyal telah berubah tahap demi +180 ° atau -180 °. PM digunakan, namun, dalam synthesizer musik digital seperti Yamaha DX7 , meskipun instrumen ini biasanya disebut sebagai "FM" synthesizer (kedua jenis modulasi terdengar sangat mirip, tetapi PM biasanya lebih mudah untuk menerapkan di daerah ini).

@. Amplitude modulation (AM)
(Bentuk Gelombang AM)

Modulasi jenis ini adalah modulasi yang paling simple, frekwensi pembawa atau carrier diubah amplitudenya sesuai dengan signal  informasi atau message signal yang akan dikirimkan. Dengan kata lain AM adalah modulasi dalam mana amplitude dari signal pembawa (carrier) berubah karakteristiknya sesuai dengan amplitude signal informasi. Modulasi ini disebut jugalinear modulation, artinya bahwa pergeseran frekwensinya bersifat linier mengikuti signal informasi yang akan ditransmisikan.
@. Frequency modulation (FM)
(Bentuk Gelombang FM)


Modulasi Frekwensi adalah salah satu cara memodifikasi/merubah Sinyal sehingga memungkinkan untuk membawa dan mentransmisikan informasi ketempat tujuan. Frekwensi dari Sinyal Pembawa (Carrier Signal) berubah-ubah menurut besarnya amplitude dari signal informasi. FM ini lebih tahan noise dibanding AM.



5.  Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis propagasi gelombang radio ?

Jawab :

Propagasi Gelombang Radio. Merupakan proses perambatan gelombang radio mulai saat dipancarkan dari pemancar radio hingga sampai pada penerima. Gelombang radio yang terpancar dari pemancar sampai dapat diterima pada stasiun penerima dapat melalui beberapa metoda atau cara.

1)   Gelombang terarah antara dua titik. Pada propagasi ini, sinyal yang dipancarkan oleh antena                pemancar langsung diterima oleh antena penerima tanpa mengalami pantulan. Propagasi                      gelombang yang demikian biasa disebut dengan propagasi segaris pandang (Line Of Sight)
2)   Gelombang terpantul, yakni merupakan gelombang yang datang setelah adanya pantulan pada              suatu titik antara di permukaan bumi.
3)   Gelombang permukaan, yakni merupakan gelombang yang merambat pada permukaan bumi                mengikuti kelengkungan yang ada.
4)   Gelombang ionosferik atau gelombang langit merupakan gelombang yang mengarah ke atas               langit meninggalkan pemancar kemudian bengkok karena ada lapisan konduksi dari lapisan pada         atmosfir yang lebih tinggi, setelah itu kembali ke permukaan bumi..